Sekolah Etnis Tionghoa Di Jakarta Pada Masa Pemerintahan Presiden Soeharto (1966-1998)
(1) Universitas Indraprasta PGRI
(2) Universitas Indraprasta PGRI
(3) Universitas Indraprasta PGRI
(*) Corresponding Author
Abstract
The purpose of the study was to find out the social, economic and educational conditions of the Chinese community in the early days of President Soeharto's administration; to find out the policies of President Soeharto's administration towards the Chinese ethnic group in Jakarta in the field of education; to find out the development of Chinese ethnic schools in Jakarta during the late days of President Soeharto's administration in Jakarta; Based on the results of the study: 1) That after the 1950s, the government of the Republic of Indonesia tried to build Indonesia's economic life. One way is to develop indigenous entrepreneurs; 2) That Chinese politics during the New Order era was a "Broker" type of politics, the interests of the Chinese people were represented by several Chinese figures who had relations with the authorities; 3) That after the New Order government collapsed, education for Chinese children in Indonesia was freer. During the period of approximately 32 years of the New Order era, there were no books in Mandarin. However, the situation changed after the New Order government led by President Soeharto collapsed on May 21, 1998.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Barth, Frederick.1988. Kelompok Etnis dan Batasannya. Jakarta: UI Press
Blackburn, Susan. 2011. Jakarta:Sejarah 400 tahun , Jakarta: Masup Jakarta.
Chang-Yau Hoon. 2004. Identitas Tionghoa Pasca Soeharto: Budaya, Politik dan media. Jakarta: Yayasan Nabil dan LP3ES.
Colombijn, Freek dkk. 2005. Kota Lama, Kota Baru: Sejarah Kota-kota di Indonesia Sebelum dan Setelah Kemerdekaan, Cet. I; Yogyakarta: Ombak.
Coppel, Charles A. 1993. Tionghoa Indonesia Dalam Krisis. Jakarta: Sinar Harapan
Efendi, Wahyu. 2008. Tionghoa dalam cengkraman SBKRI. Jakarta: Tranmedia Pustaka
Haryono, Timbul. 2006. Antropologi Entis Tionghoa Makassar. Makassar: Mataprees.
Kartodirdjo, Sartono. 1992. Pendakatan Ilmu Sosial Dalam Metodologi Sejarah. Jakarta : Gramedia Pustaka.
. 2014. Pengantar Sejarah Indonesia Baru: Sejarah pergerakan Nasional: Dari Kolonialisme sampai Nasionalisme, Yogyakarta: Ombak.
Kawu, Shadiq dkk. 2011. Spirit Khonghucu: Modal Sosial dalam Merenda Kebangsaan, Cet. I; Jakarta Selatan: Orbit Publishing.
Koentjaraningrat. 2007. Pengantar Antropologi. Jakarta: UI Prees.
Liem Yusiun. 2000. Prasangka Terhadap Etnis Cina: Sebuah Intisari evaluasi 32 Tahun di Bawah Rezim Soeharto. Jakarta: Djambatan.
Lohanda, Mona. 1994. The Kapitan Cina of Batavia : A History of Chinese Estabilishment in Colonial Sosciety, Jakarta: Penerbit Djambatan.
Mahfud, Choirul. 2013. Manifesto Politik Tionghoa di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Muhaimin, A. Yahya . 1980. Bisnis dan Politik: Kebijakan Ekonomi Indonesia 1950-1980. Jakarta: LP3ES.
Pelras, Christian. 2006. The Bugis, Terj. Abdul Rahman Abu, dkk, Manusia Bugis, Cet. I; Jakarta: Nalar bekerjasama Forum Jakarta-Paris.
Philipus, Adrian dan Nurul Aini. 1988. Politik Internasional Kerangka Analitis. Jakarta: Erlangga Press
Rahardja T. 2005. Menghargai Perbedaan Kultur: Mindfulness Dalam komunikasi antara etnis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fatah, Saefulah. 2000. Penghianatan Demokrasi Ala Orde Baru: Masalah dan Masa Demokrasi Terpimpin Konstitusional. Bandung: Rosdakarya
Ricklefs, M.C. 1995. Sejarah Indonesia Modern. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Soemardjan, Selo. 2011. Pengawasan Sosial Orde Baru dan Reformasi. Jakarta: Obor.
Setiono Benny G. 2005. Tionghoa Dalam Pusaran Politik. Jakarta: Elkasa Soyomukti Nurani. 2002. Soekarno dan Cina. Yogyakarta: Garasi
Suhandinata, Justian. 2009. WNI Keturunan Cina dalam Stabilitas Ekonomi dan Politik Indonesia. Jakarta: Gramedia.
Suryadinata, Leo. 1988. Dilema Minoritas Tionghoa. Jakarta :Temprint
____________ . 1999. Etnis Tionghoa dan Pembangunan Bangsa. Jakarta:LP3ES
_____________. 2002. Negara dan Etnis Tionghoa. Jakarta: LP3ES
Tan, Mely G. 1979. Golongan Etnis Tionghoa di Indonesia, Suatu Masalah Pembinaan Kesatuan Bangsa. Jakarta: Gramedia
Wahid, Abdurahman. 1990. Beri Jalan Tionghoa, Non Pribumi Di Mata Pribumi. Jakarta: Yayasan Tunas Bangsa.
Wibowo I dan Thung Ju Lan. 2010. Setelah Air Mata Kering: Masyarakat Tionghoa Pasca Peristiwa Mei 1998. Jakarta: Kompas
Wibowo I. 1999. Retropeksi dan Rekontektualisasi Masalah Cina. Jakarta: PT.Gramedia
Widja, I. Gde. 2002. Menuju Wajah Baru Pendidikan Sejarah Indonesia. Jakarta: Lapera Pustaka Utama.
Wirawan, Yerri. 2008. Sejarah Masyarakat Tionghoa Makassar dari Abad ke-17 hingga ke-20. Jakarta: Kepustakaan populer Gramedia.
Yudohusodo, Siswono. 1985. Warga Baru: Kasus Cina di Indonesia. Jakarta:Lembaga Penelitian Yayasan padamu Negri.
Prasetyo, Stanley Adi. 2010. Adakah Media Untuk Keturunan Tionghoa?. Setelah Air Mata Kering (Masyarakat Tionghoa Pasca-Peristiwa Mei 1998), Kompas 2010.
Kaboel, Assa R. dan Nita Madona Sulanti. 2010. Bahasa Mandarin di Mana-Mana: Studi Kasus di Wilayah DKI Jakarta. Setelah Air Mata Kering (Masyarakat Tionghoa Pasca-Peristiwa Mei 1998), Kompas 2010.
Husin, Huddy dan Kosasih, Ahmad. 2023. Perniagaan Beras Etnis Tionghoa di Makassar 1906-1942, dalam jurnal Alur Sejarah Vol. 5, No.2. Februari 2023, 76-83.
Isnaini, Noor. 2013. Perkembangan Pendidikan Anak-Anak Tionghoa Pada Abad 19 Hingga Akhir Orde Baru di Indonesia. Tanpa Penerbit.
Kaco, Suardi. 2023. Masyarakat Tionghoa di Makassar Dalam Pusaran Konflik Etnis 1965-1997, dalam Jurnal Sosioreligius, Vol. 8, Nomor. 1 Juni 2023, 61-71.
Nurhayati dan Aksa. 2020. Tionghoa Muslim di Makassar: Studi Atas Pembauran dalam Bidang Budaya dan Ekonomi Masa Orde Baru, dalam Jurnal Yupa: Historical Studies Journal, Vol. 4 No.2, 2020, 93-102.
Pelly, Usman. 2003. Murid Pri dan Nonpri pada Sekolah Pembauran: Kebijakan Asimilasi Orde Baru di Bidang Pendidikan dan Dampaknya terhadap Masyarakat Multikultural. Jurnal Antropologi Indonesia (Indonesian Journal of Social and Cultural Anthropology), No. 71, Mei-Agustus, Tahun XXVII.
DOI: http://dx.doi.org/10.30998/herodotus.v8i3.28722
Article Metrics
Metrics powered by PLOS ALM
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Dwi Sudibyo, Sumaryoto Sumaryoto, Sumaryati Sumaryati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
| Publisher: Universitas Indraprasta PGRI Address: Fakultas Pascasarjana | Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia. |
|
![]() Herodotus : Jurnal Pendidikan IPS is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. |






