Aspek Nonteknis Fotografi Jalanan Karya Erik Prasetya

Wulandari Wulandari
Rezha Destiadi

Abstract


Fotografi jalanan merupakan salah satu genre dalam fotografi yang memotret aktivitas di ruang publik. Jakarta menjadi salah satu kota yang memiliki banyak ruang publik. Ruang publik tersebut di antaranya jalanan, pasar, terminal bis, stasiun dan masih banyak lagi. Banyak aktivitas yang dapat ditangkap oleh kamera di ruang publik tersebut. Hal ini yang dilakukan oleh Erik Prasetya dalam karyanya yaitu Street, Rain dan Style. Sebagai seorang fotografer Erik banyak menangkap aktivitas dan momen yang terjadi di ruang publik. Banyak karya-karyanya yang menampilkan elemen-elemen grafis. Meskipun diambil secara candid, karya-karyanya banyak memperlihatkan aspek nonteknis. Metode penelitian yang dipakai untuk mengkaji karya Erik yaitu dengan menggunakan metode kualitatif dan memakai analisis dari pemikiran Yuyung Abdi yaitu tentang aspek nonteknis. Aspek nonteknis di antaranya dapat dilihat dari segi visual artistik, dimensi dan warna. Dari segi non teknis tersebut, akan dilakukan analisis terhadap karya-karya Erik. Dari 34 foto karyanya akan dipilih secara sampling dan kemudian dilihat secara aspek nonteknis. Analisis secara aspek nonteknis ini memberikan gambaran bahwa foto dapat dilihat secara lebih mendalam. Setiap foto yang dibuat membawa pesan kepada para pembaca, bahwa meskipun diambil secara candid, sebuah foto bisa memiliki pesan yang tersirat


Keywords


fotografi jalanan; ruang publik; visual

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Abdi, Y. (2012). Photography From My Eyes: Semua Hal Yang Perlu Anda Ketahui Untuk Menjadi Fotografer Serba Bisa. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Ang, T. (2014). Photography The Definitive Visual History. New York: DK Publising.

Darmawan. F. (2009). Dunia dalam Bingkai: dari Fotografi Film hingga Fotografi Digital. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Freininger, A. (2003). The Complete Photographer: Unsur Utama Fotografi. Semarang: Dahara Prize.

Hardiman, F,B. (2010). Ruang Publik Melacak Partisipasi Demokratis dari Polis sampai Cyberspace. Yogyakarta: Kanisius.

Morrisan. (2015). Teori Komunikasi: Individu Hingga Massa. Jakarta: Prenadamedia Group.

Soedjono, S. (2007). Pot Pourri Fotografi. Jakarta: Trisakti.

Prasetya, E. (2014). On Street photography. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Prasetya, E. (2014). Street, Rain, and Style. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Wulandari. (2015). Paradoks modernisasi kota: Analisis Semiotika Visual Foto Karya Erik Prasetya dalam Jakarta Estetika Banal. Jurnal Desain, 3 (1), 59 – 81.

Wulandari. (2017). Kajian Foto Ruang Bermain sebagai Kritik Terhadap Ruang Publik. Jurnal Desain, 4 (2), 120 – 130.




DOI: http://dx.doi.org/10.30998/jurnaldesain.v6i2.3104

Article metrics

Abstract views : 92 | Full Text views : 67

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Desain

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


Editorial Office:
Institute for Research and Community services (LPPM)
Universitas Indraprasta PGRI

Address: Campus A Building 3, 2nd Floor | Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia.Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530
Phone: (021) 7818718 – 78835283 ext. 123 | Close in sunday and public holidays in Indonesia
Work Hour: 09.00 AM – 08.00 PM

Creative Commons License
Jurnal Desain is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

View Jurnal Desain Statistics