Memaknai Bentuk Rupa Lambang Keraton Mangkunegaran

Herliyana Rosalinda
Umi Kholisya

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Makna Simbolis Lambang Keraton Mangkunegaran Surakarta. Pmbahasannya digolongkan sebagai penelitian deskriptif kualitatif menggunakan metode historis, untuk menafsirkan makna simbol yang ada pada lambang keraton Mangunegaran digunakan pendekatan hermeunitika. Objeknya Keraton Mangkunegaran Surakarta sedangkan subjek penelitian ini adalah Makna Simbolis Lambang Keraton. Penelitian juga difokuskan pada  hal-hal yang berkaitan dengan pemerintahan kerajaan Mangkunegaran Surakarta, selain itu pemaknaan lambang sebagai identitas legitimasi suatu pemerintahan dalam kerangka budaya juga menjadi kajian yang penting, terutama dari bentuk visual, rupa, maksud atau makna simbolik yang ada pada lambang kerajaan Mangkunegaran Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan: pada setiap periodesasi pemerintahan Mangkunegara, lambang Mangkunegaran memiliki bentuk rupa dan makna simbol yang berbeda-beda. Hal ini disesuaikan dengan karakteristik pemikiran, pemerintahan, maupun filosofis dari dalam diri raja Mangkunegaran yang sedang memerintah. Umumnya unsur gambar yang ada pada lambang Mangkunegaran berisi gambar mahkota, padi dan kapas, surya, dan logotype MN. Sedangkan untuk perbedaannya ddilihat dari perbedaan tampilan bentuk ataupun jumlah masing-masing jenis gambar tersebut.


Keywords


bentuk rupa; simbol; lambang; mangkunegaran

Full Text:

PDF

References


Abdullah, T. (1985) “Pendahuluan: Sejarah dan Historiografi”, dalam Taufik Abdullah dan Abdurrachman Surjomihardjo, editor, Ilmu Sejarah dan Historiografi: Arah dan Perspektif. Jakarta: Gramedia.

Berryman, G. (1979). Notes on Graphic Design and Visual Communication. Los Altos. William Kaufmann, Inc.

Dejalantik, A. A. M. (2008). Estetika: Sebuah Pengantar (Jakarta: Masyarakat Seni Pertunjukan Indonesia (MSPI)).

Gottschalk, L. (1986). Mengerti Sejarah, diindonesiakan oleh Nugroho Notosusanto. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia

Hidayat, N. R. (2009). Mencari Telur Garuda. Jakarta: Nalar.

Kartodirdjo, S. (1993). Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kusrianto, A. (2007). Pengantar Desain Komunikasi Visual. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Panitia Penyusun Kerabat Mangkunegaran, (1949). Mangkunegaran Selayang Pandang, Surakarta : Mangkunegaran.

Palmer, R. E. (2005). Hermeneutika Teori Baru Mengenai Interpretasi, diindonesiakan oleh Musnur Hery & Damanhuri Muhammad. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sumardjo, J. (2007). Jeihan: Ambang Waras dan Gila. Bandung: Jeihan Institute

Tinarbuko, S. (2009). Semiotika Komunikasi Visual. Yogyakarta: Jalasutra.

Wasino. (2014). Modernisasi di jantung budaya Jawa: Mangkunegaran, 1896-1944. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Oentoro, Y. (2012), Representasi Figur Burung Garuda yang Digunakan sebagai Lambang Negara. Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni dan Desain, Universitas Kristen Petra




DOI: http://dx.doi.org/10.30998/jurnaldesain.v4i02.1127

Article metrics

Abstract views : 153 | Full Text views : 762

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


Editorial Office:
Institute for Research and Community services (LPPM)
Universitas Indraprasta PGRI

Address: Campus A Building 3, 2nd Floor | Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia.Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530
Phone: (021) 7818718 – 78835283 ext. 123 | Close in sunday and public holidays in Indonesia
Work Hour: 09.00 AM – 08.00 PM

Creative Commons License
Jurnal Desain is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

View Jurnal Desain Statistics