Desain Elemen Branding dan Implementasi Digital Marketing sebagai Penguatan Daya Tarik Wisata Unggulan Pulau Kemaro Palembang

Arief Rahman Pratama(1*), Dendi Pratama(2), Ahmad Faiz Muntazori(3)

(1) Universitas Indraprasta PGRI
(2) Politeknik Bina Madani
(3) Universitas Indraprasta PGRI
(*) Corresponding Author

Abstract


Pulau Kemaro memiliki keunikan tersendiri, berbeda dengan pulau lainnya jika dibandingkan dengan tempat wisata alam yang ada di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Pulau Kemaro merupakan satu-satunya pulau yang menjadi tempat wisata di Kota Palembang. Pulau ini juga memiliki nama yang cukup menarik yaitu Pulau Kemaro yang memiliki arti pulau yang tidak pernah tergenang atau tidak tergenang air bahkan pada saat musim hujan. Pengamatan dilakukan pada 10 Desember, bertempat di Pulau Kemaro, 11 Desember bertempat di Benteng Kuto Besak, dermaga penyeberangan menuju Pulau Kemaro, 12-13 Desember, terletak di seberang Pulau Kemaro untuk melihat kehidupan sekitarnya. masyarakat yang bergantung di Pulau Kemaro. Setelah melakukan observasi langsung dengan mengunjungi Pulau Kemaro, Kota Palembang dan melakukan wawancara langsung dengan Pak Burhan, ditemukan beberapa peluang untuk meningkatkan kunjungan dan juga menjadikan Pulau Kemaro sebagai objek wisata unggulan. Dan salah satu aspek yang pertama harus dilakukan adalah melakukan visual branding identity tentang Pulau Kemaro itu sendiri. Berdasarkan permasalahan tersebut, praktisi membuat logo dan tagline untuk mendeskripsikan identitas Pulau Kemaro, Palembang, sehingga masyarakat sekitar atau masyarakat di luar Kota Palembang dapat dengan mudah mengenalinya. Desain logo Pulau Kemaro mengandung makna dan filosofi yang terdapat pada elemen yang terdapat pada logo tersebut.

Keywords


desain elemen; pulau kkemaro; pariwisata; desain

Full Text:

PDF

References


Adiyanto, J. (2006). Kampung Kapitan Interpretasi ’Jejak’ Perkembangan Permukiman Dan Elemen Arsitektural. DIMENSI (Jurnal Teknik Arsitektur), 34(1), 13–18. http://puslit2.petra.ac.id/ejournal/index.php/ars/article/view/16452

Almeyda-Ibáñez, M., & George, B. (2017). Place branding in tourism: a review of theoretical approaches and management practices. Tourism & Management Studies, 13(4), 10–19. https://doi.org/10.18089/tms.2017.13402

Anisa, Imron, A., & Basri, M. (2013). TINJAUAN HISTORIS TENTANG PULAU KEMARO DI PALEMBANG SUMATRA SELATAN TAHUN 1965-2012. Jurnal Pendidikan Dan Penelitian Sejarah, 1(1).

Anny, N. (2016). Analysis branding bandung city. International Journal of Economic Research, 13(8), 3655–3680.

Arida, I. N. S., & Pujani, L. K. (2017). Kajian Penyusunan Kriteria-Kriteria Desa Wisata Sebagai Instrumen Dasar Pengembangan Desawisata. Jurnal Analisis Pariwisata, 17(1), 1–9.

Basri, I., Cahyadi, D., & Said, A. A. (n.d.). Perancangan Visual Branding Wisata Pulau Camba Cambang Kabupaten Pangkep.

de San Eugenio Vela, J., Nogué, J., & Govers, R. (2017). Visual landscape as a key element of place branding. Journal of Place Management and Development, 10(1), 23–44. https://doi.org/10.1108/JPMD-09-2016-0060

Diana, D. M. (2017). Analisis City Branding “Depok A Friendly City ” Dalam Rangka Meningkatkan Minat Berkunjung Wisatawan Ke Kota Depok (Studi Pada Bappeda Dan Dinas Pemuda Olahraga , Pariwisata , Seni Dan Budaya Kota Depok). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 49(54), 11–20.

Maharani, D. (2014). MAKNA PARIWISATA PULAU KEMARO MENURUT PENGUNJUNG DAN PERILAKU KOMUNIKASINYA. Jurnal Kajian Komunikasi, 2(1).

Moleong, J. lexy. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Putra, M. D. R. (2019). Pulau Kemaro Sebagai Daya Tarik Wisata Unggulan Baru Di Palembang Sumatera Selatan. 1–9. https://doi.org/10.31219/osf.io/s7atx S, M. (2008). Sriwijaya. LkiS.

Sachari, A., & Hardani, W. (2005). Metodologi Penelitian Budaya Rupa. Erlangga.

Santun, & Dedi, I. M. (2011). Venesia dari timur: Memaknai dan Reproduksi Simbolik kota Palembang dari Kolonial sampai Pascakolonial. Ombak.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif, dan R&D.

Susanto, A., & Wijanarko, H. (2004). Power branding : membangun merek unggul dan organisasi pendukungnya. Quantum Bisnis & Manajemen.

Wanaputri, D. A. (2015). KAJIAN ORNAMEN PAGODA CINA DI PULAU KEMARO PALEMBANG SUMATRA SELATAN. Nhk, 151, 10–17.

Widyaswara, B. Y., Wibawa, B. M., & Hakim, M. S. (2018). Perancangan Logo dan Slogan Kabupaten Trenggalek Sebagai Media City Branding. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 7(1), 23–25. https://doi.org/10.12962/j23373520.v7i1.28190

Yulianingsih, T. M. (2010). JELAJAH WISATA NUSANTARA. Niaga Swadaya.




DOI: http://dx.doi.org/10.30998/jd.v9i3.10120

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Arief Rahman Pratama

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


Editorial Office:
Institute for Research and Community services (LPPM)
Universitas Indraprasta PGRI

Address: Campus A Building 3, 2nd Floor | Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia.
Phone: (021) 7818718 – 78835283 ext. 123 
Work Hour: 09.00 AM – 08.00 PM | Close in sunday and public holidays in Indonesia

Creative Commons License
Jurnal Desain is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

View Jurnal Desain Statistics