Analisa Desain Kemasan Dodol Betawi

Dwi Ramayanti(1*)

(1) Universitas Mercu Buana
(*) Corresponding Author

Abstract


Perkembangan zaman yang semakin modern, membuat masyarakat membutuhkan sesuatu yang lebih praktis, kearifan lokal pada desain, material, dan bentuk, mulai ditinggalkan. Seperti kemasan yang menggunakan daun kemudian diganti menjadi plastik. Berdasarkan data yang diperolah dari 3 brand Dodol betawi yaitu Satibi, Ny. Lauw dan Beko, pada desain kemasan masih menggunakan material plastik dan kertas yang tidak ramah lingkungan, bukan kemasan tradisional yang berasal dari alam. Desain interface kemasan, Satibi, Ny. Lauw masih perlu diperbaiki elemen Desai Komunikasi Visual yang digunakan seperti pemilihan huruf, ilustrasi, layout, komposisi. Hirarki visual juga tidak diterapkan dengan baik. Untuk kemasan dodol Beko, sudah baik pengguanaan diperbaiki elemen Desai Komunikasi Visual, namun perancangan logo masih belum konsisten, masih terdapat logo yang berbeda pada kemasan. Bila digunakan secara efektif dalam desain kemasan, citra-baik berupa ilustrasi maupun foto dapat memberikan impresi pesan yang kuat. Dampaknya dapat tidak diharapkan atau tidak terantisipsi dan dapat meningkatkan ketertarikan konsumen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konsep desain kemasan, interface design, structure design, dengan pendekatan teori Desain Komunikasi Visual.


Keywords


Desain Kemasan; Dodol Betawi; Satibi; Ny Lauw; Dodol Beko

Full Text:

PDF

References


Antaranews. (2024). https://www.antaranews.com/berita/3020401/dodol-betawi-tentang-rasa-dan-kesabaran

Bungin, B. (2006). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

BPOM, R. (2014). Pedoman Pemilihan Jenis Kemasan Pangan. Jakarta: Direktorat Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya.

Calver, G. (2004). What is Packaging Design? Switzerland: Roto Vision SA.

DuPuis, S., & Silva, J. (2008). Package design workbook: The art and science of successful packaging. Rockport Publishers.

Erlyana, Y. (2018, September). Analisis Peranan Desain Kemasan Terhadap Brand Identity Dari Sebuah Produk Makanan Lokal Indonesia Dengan Studi Kasus: Produk Oleh-Oleh Khas Betawi ‘Mpo Romlah’. In National Conference of Creative Industry.

Kemendikbud.go.id. (2024). https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/?newdetail&detailTetap=500

Kompasiana. (2024). https://www.kompasiana.com/herlaut/55009e91a33311a11450f8b1/trend-pengemasan-produk-%20modern-tidak-seharusnya-menggeser-kemasan-tradisional

Riani, A. L., & Widyamurti, N. (2017). Panduan pendirian usaha pembuatan desain kemasan. Jakarta: Badan Ekonomi Kreatif dan Universitas Sebelas Maret.

Mattos, E. (2024). Packaging and Dielines. Design Packaging, Inc.

Natadjaja, L., & Yuwono, E. C. (2017). Kearifan Lokal Kemasan Panganan Tradisional. Penerbit Andi.

Noviadji, B. R. (2014). Desain kemasan tradisional dalam konteks kekinian. Artika, 1(1), 10-21.

Suryo Banindro, B. (2021). Pengantar Desain Kemasan. Yogyakarta: BP ISI Yogyakarta Sophiah.

Ellicott, C., & Roncarelli, S. (2010). Packaging essentials: 100 design principles for creating packages. Rockport Publishers.

Mamang, E. (2010). Metodelogi Penelitian. Yogyakarta: Andy Offset

Marianne. S. (2022). Desain Kemasan. Erlangga

Sabana, S. (2007). Nilai Estetis Pada Kemasan Makanan Tradisional Yogyakarta. KK Senirupa- Fakultas Senirupa dan Desain ITB, 1D (1), 10-25.

Suprianto, R. (2010). Desain Komunikasi Visual. Yogyakarta: Andy Offset Suryo




DOI: http://dx.doi.org/10.30998/jd.v11i2.19665

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Dwi Ramayanti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


Editorial Office:
Institute for Research and Community services (LPPM)
Universitas Indraprasta PGRI

Address: Campus A Building 3, 2nd Floor | Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia.
Phone: (021) 7818718 – 78835283 ext. 123 | Close in sunday and public holidays in Indonesia
Work Hour: 09.00 AM – 08.00 PM

Creative Commons License
Jurnal Desain is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

View Jurnal Desain Statistics