PENGARUH GAYA KOGNITIF DAN EFIKASI DIRI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA (Survei Pada SMA Swasta Di Kota Depok)
(1) universitas Indraprasta PGRI
(*) Corresponding Author
Abstract
Berdasarkan observasi awal terhadap hasil ujian nasional tahun 2019 siswa SMA kota Depok pada mata pelajaran fisika didapatkan bahwa pemahaman konsep fisika masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji kebenaran hipotesis mengenai pengaruh Gaya Kognitif dan Efikasi Diri terhadap Pemahaman Konsep Fisika siswa SMA Swasta di Kota Depok. Hipotesis penelitian yang diuji meliputi: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan gaya kognitif terhadap pemahaman konsep fisika. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan efikasi diri terhadap pemahaman konsep fisika. 3) Terdapat pengaruh interaktif yang signifikan gaya kognitif dan efikasi diri terhadap pemahaman konsep fisika. Penelitian dilakukan dengan metode Expost Facto. Populasi adalah siswa kelas X SMA Swasta di Kota Depok dengan besar sampel sebanyak 100 siswa dari populasi sebanyak 606 siswa yang berasal dari tiga Sekolah Menengah Atas di kota Depok, dengan Teknik sampling yang digunakan yaitu Teknik Proporsional Cluster Random Sampling. Pengolahan data menggunakan analysis of varians (ANOVA) dua jalur/arah. Hasil pengujian hipotesis diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan Gaya Kognitif terhadap Pemahaman Konsep Fisika. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan Efikasi Diri terhadap Pemahaman Konsep Fisika. 3) Terdapat pengaruh interaktif yang signifikan antara Gaya Kognitif dan Efikasi Diri terhadap Pemahaman Konsep Fisika. Hasil penelitian ini berguna untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kemampuan pemahaman konsep fisika di tingkat SMA.
Full Text:
PDF (Indonesian)References
Bandura, A. (1997). Self Efficacy: The Exercise of Control. New York: RR Donelley & Sons Company.
Baron, R. A. & Byrne, D. (2004). Psikologi Sosial. Jakarta: Erlangga.
Hendriyana H., Rohaeti E.E., dan Sumarmo U. (2017). Hard Skills dan Soft Skills Matematika Siswa. Bandung: PT Rafika Aditama.
Juniartini, N. W., Sudiatmika, A. I. A. R., & Sujanem, R. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Perubahan Konseptual Berbantuan Simulasi Phet Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha, 7(2), 109-119.
Kemendikbud. (2014). Pedoman Guru Mata Pelajaran Fisika Untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA). Jakarta: Puskur Kemdikbud.
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (NA). diakses 8-04-2022, pukul 22.00. https://hasilun.puspendik.kemdikbud.go.id/ (diakses 8-04-2022, pukul 22.00)
Nasution. (2011). Teknologi Pendidikan. Jakarta; PT. Bumi Aksara.
Nugraha, A., Werdhiana, I.K, dan Darmadi, I. W. (2010). Deskripsi Konsepsi Siswa SMA Tentang Rangkaian Listrik Arus Searah. Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako (JPFT), 1 (3), 1-7.
Oktaviani, W., Gunawan, G., & Sutrio, S. (2017). Pengembangan bahan ajar fisika kontekstual untuk meningkatkan penguasaan konsep siswa. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 3(1), 1-7.
Sandi, T. S., Darvina, Y., & Dewi, W. S. (2019). Pengaruh LKS berorientasi concept attainment pada materi momentum, impuls dan getaran harmonis untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa SMA. Pillar Of Physics Education, 12(3).
Slameto. (2013). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.
Witkin, H.A, Oltman, P.K Raskin, E. (1977). Manual Embedded Figures Test, Children Embedded Figures Test, Group Embedded Figures Test. California: Consulting Psychology Press, Inc.
Woolfok, Anita, E. (1993). Educational Psychology, 5 Edition. Boston: Allyn and Bacon.
Refbacks
- There are currently no refbacks.




