Penyuluhan Pengenalan Sex Education untuk Remaja di Lingkungan HKBP Taman Mini
(1) Universitas Indraprasta PGRI
(2) Universitas Indraprasta PGRI
(3) Universitas Indraprasta PGRI
(*) Corresponding Author
Abstract
Remaja masa kini semakin terbuka terhadap isu seksualitas, namun banyak di antara mereka belum memahami secara benar tentang anatomi tubuh, masa pubertas, dan risiko perilaku seksual bebas. Kondisi ini menuntut adanya pendidikan seks yang komprehensif dan kontekstual bagi remaja, terutama di lingkungan komunitas keagamaan. Pengabdian masyarakatini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan pendidikan seks dalam meningkatkan pemahaman remaja di Gereja HKBP Taman Mini, Cipayung, Jakarta Timur (dummy). Metode yang digunakan adalah one-group pretest–posttest design dengan instrumen test pilihan ganda yang diberikan kepada 30 peserta remaja berusia 13–18 tahun. Kegiatan dilakukan melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pemutaran video edukatif. Hasil analisis menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 62,4 menjadi 86,2 dengan perbedaan signifikan (t(29) = 10,47; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan pendidikan seks efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap kesehatan reproduksi. Kesimpulannya, pendekatan edukatif berbasis komunitas keagamaan mampu membantu remaja memahami isu seksualitas secara sehat dan bertanggung jawab. Implikasinya, kegiatan serupa dapat dijadikan model untuk memperkuat pendidikan kesehatan reproduksi di lingkungan pendidikan dan keagamaan.
Keywords
Full Text:
PDF (Indonesian)References
Azzahra, H., Chandra, C., & Kharisma, I. (2025). Pemanfaatan Media Audio Visual sebagai Sarana Pembelajaran Interaktif di Sekolah Dasar: Strategi, Manfaat, dan Implementasinya. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(2), 113-121. https://doi.org/10.61132/semantik.v3i2.1621
Dewi, R., & Bakhtiar, N. (2020). Urgensi Pendidikan Seksual dalam Pembelajaran bagi Siswa MI/SD untuk Mengatasi Penyimpangan Seksual. Instructional Development Journal, 3(2), 128-138. http://dx.doi.org/10.24014/idj.v3i2.11697
Mahfiana, L. D. (2009). Remaja dan Kesehatan Reproduksi. Ponorogo: STAIN Ponorogo Press.
Marhayati, N.(2021). Pendidikan seks bagi anak dan remaja: perspektif psikologi islam. Jurnal Ilmiah Syi’ar, 21(1), 45-61.
Miswanto, M. (2016). Pentingnya Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas pada Remaja. Jurnal Studi Pemuda, 3(2), https://doi.org/10.22146/studipemudaugm.32027
Oktriyanto, O., & Alfiasari, A. (2019). Dating and premarital sexual inisiation on adolescence in Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat. https://doi.org/10.15294/kemas.v15i1.17270
Patty, F. U., Hukubun, R. D., Mahu, S. A., Tetelepta, N., & Linansera, V. (2022). Sosialisasi sex education: Pentingnya pengenalan pendidikan seks pada remaja sebagai upaya meminimalisir penyakit menular seksual. ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi, 1(2), 225-231. https://doi.org/10.55123/abdikan.v1i2.293
Pratama, A. Y., Putra, S. D. E., Shofa, A. M. A., & Saputra, M. (2023). Pendidikan Seksual Komprehensif: Standar Materi Dalam Perspektif Indonesia. Suluah Kato Khatulistiwa.
Sulistyo, A. C., & Mustofa, T. A. (2024). Efektivitas penerapan media audio visual dalam meningkatkan pembelajaran fiqih di SMP muhammadiyah. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(2), 1797-1808. https://doi.org/10.58230/27454312.608
Zahroh, F., Apriyani, A., & Afrilia, Y. (2025). Analisis manfaat media audio visual animasi sebagai bahan pembelajaran efektif untuk anak sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pengabdian masyarakatMahasiswa, 3(1), 633-644. https://doi.org/10.61722/jipm.v3i`1.695
Zubaidah, Z., Sabarrudin, S., & Yulianti, Y. (2023). Urgensi Pendidikan seks pada remaja. Journal of Education Research, 4(4), 1737-1743. https://doi.org/10.37985/jer.v4i4.550
DOI: http://dx.doi.org/10.30998/jurnalpkm.v8i3.28410
Refbacks
- There are currently no refbacks.




