ANALISIS BENTUK PENEDUH TERHADAP PEROLEHAN RADIASI SINAR MATAHARI PADA BANGUNAN TINGGI
(1) Universitas Indraprasta PGRI Program Studi Arsitektur
(*) Corresponding Author
Abstract
Abstrak.Pada bangunan tinggi, teknologi memainkan peran penting untuk memberikan kenyamanan kepada pengguna. Teknologi yang digunakan membutuhkan energi dalam pengoperasiannya. Material fasad secara tidak langsung mempengaruhi penggunaan energi pada bangunan tinggi. Bila tahun 1990an gedung bertingkat masih dominan menggunakan elemen masif sebagai kulit bangunan. Tahun 2000an kaca menjadi tren untuk material kulit bangunan. Hal ini tentu akan mempengaruhi penggunaan energi pada bangunan. Penggunaan peneduh menjadi salah satu solusi dalam menahan sinar matahari langsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan simulasi menggunakan software Autodesk Revit. Berdasarkan data radiasi sinar matahari selama setahun baik orientasi timur maupun barat, peneduh dengan bentuk horizontal louver adalah bentuk yang paling efektif menangkal radiasi matahari.
Full Text:
PDF (Indonesian)References
Karyono, Tri Harso. (2016). Arsitektur Tropis : Bentuk, Teknologi, Kenyaaman, dan Penggunaan Energi. Jakarta. Erlangga
Lechner, N.. (2015). Heating, Cooling, Lightning. New Jersey. Wiley & Sons
Mangunwijaya, Y. B. (1994). Fisika Bangunan. Jakarta. Djambatan
Schittic, C.. (2006). In Detail Building Skins. Basel. Birkhauser
Simitch, A. et.al.. (2014). The Language Of Architecture. Baverly. Rockport
Yeang, K.. (2012). Green Skyscrape. Munich & New York. Prestel
Zamella, G. & Andrea Faraguna. (2014). Evolutionary Optimisation of Facade Design. London. Springer
DOI: http://dx.doi.org/10.30998/lja.v3i01.5914
Refbacks
- There are currently no refbacks.