Faktor Exacta

Faktor Exacta
p-ISSN 1979-276X

e-ISSN 2502-339X

Profile of Faktor Exacta in Google Scholar

Total Citations in Google Scholar: 38
Total Articles in Google Scholar: 191
h-index: 2
i10-index: 0

The field of Technology and Science is published 4 times in 1 year: March-June-September-December


Gambar Beranda Jurnal

Click to see Faktor Exacta archive

Faktor Exacta Feed

 

PENGADAAN MATERIAL PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN TEKNIK PEMESANAN EOQ DAN PPB

Suatu perusahaan sering kali mengalami masalah dalam perencanaan pengadaan materal diantaranya adalah persediaan yang terlalu banyak atau bahkan terjadi sebaliknya material tidak ada sama sekali ketika pekerjaan akan dimulai. Untuk menghindari kerugian dari masalah tersebut perlu dibuat suatu pemecahan. Persediaan material yang terlalu banyak berarti lebih banyak modal yang tertanam di dalam persediaan, disamping resiko lain yang mungkin timbul akibat dari lamanya penyimpanan material di gudang. Pada pekerjaan proyek yang hanya berjalan selama periode tertentu, besar kemungkinan banyak material yang hanya dipakai pada jangka waktu tertentu saja, sehingga pada proyek berikutnya banyak material yang tidak dapat digunakan lagi.

Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan suatu system perencanaan pengadaan material yang baik dan terstruktur, dengan menggunakan metode Material Requirement Plan (MRP) yang perencanaannya diawali dengan melakukan perhitungan jumlah kebutuhan untuk kebutuhan setiap proyek yang akan berlangsung. Dengan mengunakan menggunakan metode Material Requirement Plan (MRP), kita bisa secara langsung mengetahui material proyek yang dibutuhkan  sehingga kita tidak perlu membuka jadwal pelaksanaan pekerjaan dan melihat Bill Of Quantity lagi, tetapi cukup dengan menggunakan  MRP, maka kita bisa langsung tahu material mana yang mesti di pesan terlebih dahulu berdasarkan pemakaian di lapangan.

Terkirim: 2017-10-23Lebih lanjut...
 

ANALISIS PENGUKURAN PRODUKTIVITAS DEPARTEMEN PRODUKSI DENGAN METODE OBJECTIVE MATRIX (OMAX) PADA CV. JAYA MANDIRI

CV.Jaya mandiri adalah salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan produk baja dengan visinya yang selalu mengedepankan produktivitas dan kualitas. Permasalahan yang dibahas penelitian ini adalah berapakah tingkat produktivitas departemen produksi, berapakah nilai bobot dari masing – masing rasio, dan rasiomanakah yang memiliki nilai terendah. Metode pengukuran produktivitas yang digunakan adalah metode Objective Matrix (OMAX), sehingga langkah – langkah penelitian ini mengacu pada langkah – langkah OMAX, yaitu menentukan kriteria/rasio produktivitas lini produksi, perhitungan nilai rasio produktivitas, perhitungan nilai standar awal (skor 3), menentukan sasaran akhir (skor 10) dan nilai terendah (skor 0), penentuan bobot, perhitungan nilai/nilai kriteria, penentuan nilai produktivitas tiap periode, penentuan presentase index. Nilai produktivitas departemen produksi dari Januari sampai dengan Desember 2012 adalah 3,20, 4,43, 5,52, 6,03, 5,29, 4,20, 3,62, 7,76, 6,62, 5,33, 4,91, dan 5,00, dengan nilai rata - rata 5,16 (berada diatas nilai standar 3,00). 3. Rasio yang memiliki nilai terendah adalah rasio 6 (jumlah tenaga kerja absen/total tenaga kerja), karena pada rasio ini terjadi penurunan hampir disetiap periodenya.

Terkirim: 2017-10-23Lebih lanjut...
 

MODEL REGRESI PROBIT BIVARIAT

Model regresi probit bivariat merupakan model regresi yang digunakan untuk menganalisis hubungan antara dua buah variabel respon yang berupa data kualitatif biner dengan satu atau lebih variabel prediktor. Variabel galat pada model ini diasumsikan berdistribusi normal bivariat. Metode kemungkinan maksimum dengan metode iterasi Newton Raphson digunakan untuk mendapatkan taksiran parameter regresi probit bivariat. Selanjutnya dilakukan pengujian signifikansi pada model ini dengan menggunakan uji perbandingan kemungkinan untuk menguji signifikansi parameter secara simultan dan uji Wald untuk menguji signifikansi parameter secara parsial. Uji Lagrange Multiplier digunakan untuk menguji ada atau tidaknya korelasi galat antara masing-masing variabel respon. Model probit bivariat diterapkan pada kasus kepercayaan seseorang (dalam hal ini responden) terhadap layanan internet yang dikaitkan dengan penggunaan internet serta faktor-faktor yang menentukan kemungkinan (peluang) seseorang percaya terhadap layanan internet dan penggunaan internet. Berdasarkan hasil analisis model probit bivariat diperoleh bahwa nilai peluang untuk setiap kepercayaan seorang responden terhadap layanan internet dan responden yang menggunakaan internet, secara bersama-sama (simultan) variabel prediktor yaitu pendidikan, pendapatan, usia, dan jenis kelamin mempunyai pengaruh terhadap peluang seorang responden yang percaya terhadap layanan internet dan responden yang menggunakan internet. 

Terkirim: 2017-10-23Lebih lanjut...
 

Informasi

 
Belum ada informasi yang diterbitkan.
 
Lebih banyak informasi...