KAJIAN METODOLOGI SISTEM PRODUK SERVIS

Devanny Gumulya

Abstract


Perkembangan teknologi dan kemampuan produksi negara – negara berkembang berdampak pada persaingan harga produksi yang kompetitif. Beberapa negara maju seperti Jepang, Amerika Serikat, dan negara – negara di Eropa sudah tidak bisa bersaing harga produksi dengan negara berkembang maka sejak tahun 1970an mulai menggeser paradigma mereka pada ekonomi servis yang fokus pada memberikan pelayanan dan pengalaman terbaik pada konsumen.  Akhirnya pada tahun 1990an, perusahaan manufaktur mulai merubah paradigma berpikirnya untuk menggabungkan produk dan servis menjadi solusi nilai yang ditawarkan pada konsumen inilah yang disebut sebagai sistem produk servis (SPS). Uber®, Grab®, Gojek® adalah contoh SPS yang berhasil diterima masyarakat. Untuk mengintegrasikan produk dan servis diperlukan metode dan perubahan cara pandang organisasi. Melihat pentingnya sebuah metode dalam SPS, hal ini sudah sering menjadi topik penelitian para peneliti. Oleh karena itu, di paper ini dikaji macam – macam metode SPS yang ada saat ini.  Dari studi ini didapatkan, bahwa dibutuhkan keseimbangan antara peneliti dan praktisi industri dari sejak awal. Hasil dari kajian ini adalah enam metode perancangan SPS yaitu : analisa kebutuhan customer, analisa studi kasus SPS, analisa SWOT, konsep SPS, flowchart SPS dan rincian dana untuk realisasi SPS 


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Baines, T. S., Lightfoot, H. W., Evans, S., Neely, A.,Greenough, R., Peppard, J., . . . & Wilson, H. (2007). Stateof- the-art in product-service systems. Journal of Engineering

Manufacture, 221(10), 1543-1552.

Bucci, A. (1992). L'impresa Guidata Dalle Idee. Milano, Domus Academy.

Butera, F. (1990). Il Castello E La Rete. Milano, Franco Angeli.

Berkowitz, M. (1987). Product shape as a design innovation strategy. Journal of Product Innovation Management,4(4), 274-283.

Bloch, P. H. (1995). Seeking the ideal form: Product design and consumer response. Journal of Marketing,59(3), 16-29.

Bouchenoire, J. L. (2003). Steering the brand in the auto industry. Design Management Journal, 14(1), 10-18.

Goedkoop, M. J., Van Halen, C. J. G., Te Riele, H. R. M., & Rommens, P. J. M. (1999). Product service systems: Ecological and economic basics. Hague, the Neherlands: Dutch Ministries of Environment (VROM). Retrieved September 30,2014, from: http://teclim.ufba.br/jsf/indicadores/holan%20Product%20Service%20Systems%20main%20report.pdf

Manzini, E. (1993a). “Il Design Dei Servizi. La Progettazione Del Prodotto-Servizio.” Design Management(4): 7-12

Manzini E., Vezzoli C. (2000). Product Service System and Sustainability. United Nations Environment Programme Publication, 4-18.

Mont, O.K., Clarifying the concept of product–service system. Journal of

Cleaner Production, 2002. 10(3): p. 237-245.

Kreuzbauer, R., & Malter, A. J. (2005). Embodied cognition and new product design: Changing product form to influence brand categorization. Journal of Product

Innovation Management, 22(2), 165-176

“MePSS Webtool - Tool (Level 4)” (n.d.), MEPSS - Webtool, (accessed September 2, 2017), [available at http://www.mepss.nl/index.php?p=tool&l4=W17].

Ramirez, M. (2006). Sustainability in the education of industrial designers: the case for Australia. International Journal of Sustainability in Higher Education, 7(2), 189-202.

Tukker, A. (2008). Eight types of product–service system: Eight ways to sustainability? Experiences from SusProNet. Business Strategy and the Environment, 13(4), 246-260.

Yang, X., Moore, P., Pu, J. S., & Wong, C. B. (2009). A practical methodology for realizing product service systems for consumer products. Computers & Industrial Engineering,

(1), 224-235.


Article Metrics

Abstract view : 65 times
PDF (Indonesian) - 49 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


aterindeks

Jurnal Desain isjd isjd pkp index

isjd Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial 4.0 Internasional.